IDNAGA99 – Otoritas Regulasi Perjudian Singapura (Gambling Regulatory Authority/GRA) menjatuhkan denda sebesar SGD100.000 (sekitar Rp1,2 miliar) kepada Marina Bay Sands (MBS) karena melakukan promosi kasino tanpa izin resmi. Pelanggaran ini masuk dalam kategori pelanggaran Regulasi 3(1)(c) berdasarkan Casino Control (Advertising) Regulations 2010, dan menjadi sanksi pertama yang diterima MBS sejak tahun fiskal 2019.
Pihak GRA tidak merinci secara jelas jenis promosi yang melanggar aturan, namun kembali menegaskan bahwa setiap kegiatan pemasaran yang berhubungan dengan kasino harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari regulator.
Ambisi Besar MBS: Menuju Transformasi Lewat Proyek MBS 2.0
Meski tengah menerima sanksi, Marina Bay Sands tidak melambat dalam ekspansi. Fase pengembangan baru bertajuk “MBS 2.0” telah dimulai pada Juli 2025 dan akan mencakup:
- Menara setinggi 55 lantai dengan 570 suite mewah
- Perluasan lantai permainan kasino
- Arena hiburan berkapasitas 15.000 kursi
- Kompleks MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) yang sangat luas
Proyek ini dijadwalkan rampung pada 2030 dan mulai beroperasi pada awal 2031.
Transformasi Teknologi: Lebih Pintar, Lebih Efisien
Tak hanya memperluas fisik bangunan, MBS juga terus melakukan transformasi teknologi. Pada bulan Juni lalu, mereka mulai menggunakan 12 robot pintar otonom (AMR) untuk mengelola pengiriman internal, sehingga mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia. Diperkirakan 5 robot tambahan akan mulai beroperasi hingga akhir tahun 2025.
🎲 Meski sempat tergelincir dalam aturan promosi, Marina Bay Sands tetap menunjukkan ambisinya sebagai salah satu resor terdepan di dunia dalam hal teknologi, kemewahan, dan hiburan.